Home

  • Freaker

    Selamat Datang

    Selamat datang freaker !! Blog ini resmi saya rilis setelah 2 hari di permak.Silahkan untuk menikmati setiap tulisan yang ada
  • Kotak Biru Berhiaskan Pita Merah Jambu

    Kotak Biru Berhiaskan Pita Merah Jambu

    Anggun..Mungkin itulah yang tergambar pertama kali dalam benaknya saat berpapasan dengan seorang gadis di Taman Anggrek 5 tahun yang lalu..
  • Ameliorate

    Ameliorate

    Banyak hal yang menarik , bila memandang hidup yang kita jalani lewat berbagai prespektif.Ketika hidup dirasa tak adil , ketika menghakimi
  • Malam Terakhir di Mekkah

    Malam Terakhir di Mekkah

    Pagi menjelang subuh pkl 1.00 AST – 6.00 WIB Wajah cantiknya semakin tersapu oleh dinginnya malam, lengkungan garis hitam
  • Ku Harap Esok

    Pertama kalinya lagi aku seperti ini, seperti kacau semacam tak bisa lepas dari sesuatu yang entah itu apa entah aku tidak mengerti.
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Juni 2011

Malam terakhir di Mekkah

Posted by Freaking Writer | On: , |

Pagi menjelang subuh pkl 1.00 AST – 6.00 WIB

Wajah cantiknya semakin tersapu oleh dinginnya malam, lengkungan garis hitam dibawah matanya menandakan level kantuk yang luar biasa. Tapi gadis itu masih asik saja bersentuhan dengan laptopnya, di hotel itu ia menghabiskan sisa malam yang memang sudah hampir habis. Tubuhnya berulang kali berteriak “AYO TIDUR!!!. Tapi gadis manis itu tak mampu menrealisaskikan keinginan tubuh, ada sesuatu yang selalu membuatnya tak bias hidup normal, sesuatu INSOMNIA.
Malam sangat akrab, seakan dia yang paling memahami ingin malam, rasa malam, wangi malam.

Rabu, 22 Juni 2011

Friksi Hati

Posted by Freaking Writer | On: , |

Selalu begitu,selalu berkata bahwa seni tidaklah penting,seni tidak menjanjikan masa depan dan seni tak lebih dari sekedar coretan kata atau guratan-guratan amburadul diatas kanvas.Atau seni adalah bunyi-bunyi aneh dari benda yang di mainkan oleh orang yang aneh pula.Berdandan eksentrik dan tak jelas.Seni tidak berarti sesuatu,seni adalah sampah.Tak ada seni dalam dunia nyata,kehidupan adalah logika.Keindahan adalah materi.Tak ada citra rasa atau karsa.Tak ada melodi atau irama.Tak ada abstrak atau realis.Picasso adalah orang udik yang lahir di dunia yang kacau.Mozart si dungu dengan

Gelambir Lucu

Posted by Freaking Writer | On: , |

Hari itu pukul 6 pagi...
Minggu pagi tepatnya..
Itulah kenapa saya masih terpejam ketika jam dinding berdentang 6 kali..
ketika tadi malam adalah moment pelepas kebosanan dan kepenatan selama seminggu mengarungi materi Akuntansi...
dan untuk sekedar menikmati satnite,saya mengahabiskan 2 porsi steak Clemons..
entah doyan atau memang saya kelaparan..
entah stress atau mungkin karena rutinitas yang begitu menjemukan..
hingga makan adalah pelampiasan terindah yang bisa diwujudkan..
untuk sekedar merefleksikan kakunya urat syaraf dan menyegarkannya lagi...

Chapter One

Posted by Freaking Writer | On: , |

“Kamu selingkuh..Sudah jelas kalau kamu memang selingkuh..Mengaku saja dan jangan banyak alasan”..Seorang pria membentak dengan keras kepada perempuan di depannya..Tatapannya tajam dengan sorot mata yang begitu beringas.Tampak bahwa dia sedang kesal sekali..
“Buktinya apa kalau aku selingkuh!?Kamu hanya mendengarnya dari orang-orang dan itu tidak cukup menjadi bukti kalu aku selingkuh”..Perempuan itu tidak kurang ketus menjawab bentakan pria tadi.
“Bukti!?Apa tidak cukup aku memergoki kalian berduaan di taman,bermesraan layaknya sepasang remaja yang larut dalam buaian-buaian cinta!?Ingat,kamu itu istri dari seorang lelaki yang tiap hari banting tulang

Venice

Posted by Freaking Writer | On: , |

Dia,terlahir mungkin bukan untuk saya.Bahkan ketika kami bersua,harusnya adalah kali terakhir kami berhubungan.Namun egois apakah yang memaksa batin untuk tetap menghubunginya.Sekedar mengirim pesan singkat yang isinya melulu itu-itu saja.Terkadang saya ragu bila berucap pada diri bahwa saya menyukainya.Entahlah,perasaan saya kadung terobsesi oleh pesona yang tak kasat mata,semua bermetafora ria dalam angan-angan hingga saya terkantuk-kantuk untuk mengeja rentetan alphabet yang meyusun namanya.Begitu indah,begitu mempesona.

Sketsa Kosong

Posted by Freaking Writer | On: , |

Kami beda.Jelas kami berbeda.Gender tentunya,dia wanita dan saya pria.Tentunya dengan karakter dan personalitas masing-masing.Tentu saja berbeda,kita manusia.Kita berbeda.Seharusnya pula saya tak mengoreknya,kehidupanya.Privasi dan rahasianya.Saya penasaran,terlanjur ingin tahu.Terjebak dalam tanda tanya.Saya pun mencari.Kesamaan,atau hal yang bisa menjadikan saya dan dia memiliki kesepahaman,konsesus.Sialnya dia sangat tertutup,terjaga.Semua informasi,cerita masa lalu dan seluk beluknya adalah nol besar.Kosong tak berwujud.Saya kesal,tepatnya sangat kesal.Karena tak berhasil menenemukan suatu

Untitled

Posted by Freaking Writer | On: , |

Sebenarnya gak harus aku melakukanya.Telfon rumah berdering dan aku,aku hanya terdiam menunggu telfon itu berhenti berdering.Telfon berwarna merah candy,bukan model terbaru memang.Namun rupanya,kesetian benda itu tiada tara.Dia telah menemani aku,kami dan semua penghuni rumah ini.Bahkan sejak rumah ini berdiri,dia dengan setia berdering menyampaikan kabar.Menyampaikan suara dari seberang sana.Memberikan perasaan senang ketika mendengar kabar bahwa ayah dan bunda dalam keadaan sehat ketika berada di tanah

Wholeheartedly

Posted by Freaking Writer | On: , |
Dia menangis , diantara rintihan langit bersenandung hujan.Dan mega-mega yang nampak muram.Aku mendengar keluhannya di ujung earphone nokia 6600 ku.Aku pun demikian , benar-benar merasakan dan meresapi ucapannya , kata-katanya.Yang melulu keresahan dan umpatan , kadang cemo'ohan.Aku mengamini dengan penuh kekesalan.Kepada sang pembuat masalah tentunya , kepada orang yang menyakitinya.Sialnya aku hanya bisa diam.Dia berbicara , dengan hatinya yang berkeluh kesah atas kehidupannya.Mengumbar kepedihan bathin dan kekecewaan teramat sangat.Aku mencoba

ku harap esok...

Posted by Freaking Writer | On: , |
Pertama kalinya lagi aku seperti ini, seperti kacau semacam tak bisa lepas dari sesuatu yang entah itu apa entah aku tidak mengerti. Sejak beberapa hari yang lalu semua terasa lancar, sangat lancar. Menulis seperti membalikan tangan, merasakan sesuatu untuk kemudian menuangkan nya dalam tulisan sangat mudah untukku. Tapi kini semua berbeda sangat berbeda, semua terasa sulit untuk tidur pun sulit apalagi menulis atau membuat cerita. Yang memang ku sadari hal tersebut membutuhkan hati yang bersih dari segala hal, jiwa yang tenang, tubuh yang fit. sementara sekarang ada sesuatu yang membuat otakku kehilangan sentuhan nya. <




Kotak Biru,Berhiaskan Pita Merah Jambu...

Posted by Freaking Writer | On: , |


Anggun..
Mungkin itulah yang tergambar pertama kali dalam benaknya saat berpapasan dengan seorang gadis di Taman Anggrek 5 tahun yang lalu..Dan secara tiba-tiba semangatnya membuncah memancar dalam ubun-ubun..hanya untuk mengenal namanya..Namun itu cukup untuk membuat dia gila selama seminggu..Gila..ketika dia membayangkan elok wajahnya..
dan masih terbersit ketika senyumnya yang di kulum tipis membentuk sudut-sudut bibir terpampang menghiasi wajahnya yang hampir sempurna..

Hanya tentang pagi ini

Posted by Freaking Writer | On: , |
Hanya tentang pagi ini banyak tentang dunia yang dapat menjadi sebuah cerita atau hanya ungkpakan belaka  tak bermakna. Itu awal dari yang tanpa makna, seperti Dinda selalu mengawali hari dengan  menatap dunia meski hanya pagi saja.

Pagi itu pukul 9.00, dinda bangun dari solat subuhnya, menatap langit-langit kamarnya, otaknya menerawang tentang hari ini. Setengah dirinya masih disana di dunia antah berantah, pecahan mimpi masih berlari dalam benaknya, oh ya tadi itu tentang dunia taun 2050, fiksi lagi pikirnya. Lalu dinda duduk terpaku, kamarnya masih seperti tadi malam ketika ia tinggal tidur. Satu gelas berisi teh yang belum habis diminum,  masih begitu menjadi sarapan untuk semut. Buku-buku tergeletak begitu saja, hanya AL-Qur’an yang tetap bergeming, maaf tuhan ucap dinda dalam hati.

Coretan TipeX...

Posted by Freaking Writer | On: , |

Boarding School,entah darimana bokap punya fikiran buat masukin saya ke sekolah model beginian.Atau kebanyakan orang menyebutnya "Pesantren"..
Dengan tatapan kosong saya begitu mulai menjajaki daerah yang disebut "Lingkungan Pesantren"..
Kamar bersama atau orang "sana" menyebutnya dengan istilah "kobong"..
fasilitas apa yang spesial!?
jangan harap..
Pesantren pinggir kampung yang berjarak 50 KM dari pusat kota,hannyalah seonggok kapal tua yang tak pernah mencapai tujuan..
Dan ini tidaklah adil untuk saya..
Walopun 3 tahun menjadi junkies,bukanlah alasan yang cukup untuk bokap buat ngehukum saya seperti ini..