Tampilkan postingan dengan label Romansa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Romansa. Tampilkan semua postingan
Jumat, 01 Juli 2011
Sabtu, 25 Juni 2011
Cappuccino biru (PART 1)
Posted by Freaking Writer
| On:
,
|
Hari itu hari sabtu, hari sabtu yang selelu kelabu untuk Arian, jomblo akut level dewa. Sebenarnya sih tidak apa-apa (yang lebih sebenarnya lagi arian gengsi mengakui, bahwa dia sebenarnya juga pengen punya cewe). Secara fisik sih sebenarnya arian cukup mum
puni buat cewe level atas (baca : cantik, putih, incaran banyak kaum adam). Tapi ga tau ya, muungkin belum waktunya aja....
puni buat cewe level atas (baca : cantik, putih, incaran banyak kaum adam). Tapi ga tau ya, muungkin belum waktunya aja....
Rabu, 22 Juni 2011
Dodoho
Posted by Freaking Writer
| On:
,
|

Aya nu acan dicaritakeun sabot panggih jeung manehna ..
Saprak hate kuring di caangan ku sapasang panon ngaborelak ..Asa ku genah ngagulantung dina manah , nyecep kana ati sanubari ..Moal kapalang , bentang nu ca'ang kuring ajul najan teu kadongkang.Lamun kurang , kuring dudut bulan sina mepende Erratic
Posted by Freaking Writer
| On:
,
|

Dia cantik , skala 1 sampai 10 dia 8 .. Tak bisa kurang mungkin lebih , dia bergelantungan dalam hatiku saat ini .. Entahlah , apa aku ada dalam hatinya atau tidak .. Mungkin tidak , aku berharap iya .. Senyumnya , hangat seperti mentari pagi .. Membuatku
Wholeheartedly
Posted by Freaking Writer
| On:
,
|

Dia menangis , diantara rintihan langit bersenandung hujan.Dan mega-mega yang nampak muram.Aku mendengar keluhannya di ujung earphone nokia 6600 ku.Aku pun demikian , benar-benar merasakan dan meresapi ucapannya , kata-katanya.Yang melulu keresahan dan umpatan , kadang cemo'ohan.Aku mengamini dengan penuh kekesalan.Kepada sang pembuat masalah tentunya , kepada orang yang menyakitinya.Sialnya aku hanya bisa diam.Dia berbicara , dengan hatinya yang berkeluh kesah atas kehidupannya.Mengumbar kepedihan bathin dan kekecewaan teramat sangat.Aku mencoba
Argotique
Posted by Freaking Writer
| On:
,
|

ku harap esok...
Posted by Freaking Writer
| On:
,
|
Pertama kalinya lagi aku seperti ini, seperti kacau semacam tak bisa lepas dari sesuatu yang entah itu apa entah aku tidak mengerti. Sejak beberapa hari yang lalu semua terasa lancar, sangat lancar. Menulis seperti membalikan tangan, merasakan sesuatu untuk kemudian menuangkan nya dalam tulisan sangat mudah untukku. Tapi kini semua berbeda sangat berbeda, semua terasa sulit untuk tidur pun sulit apalagi menulis atau membuat cerita. Yang memang ku sadari hal tersebut membutuhkan hati yang bersih dari segala hal, jiwa yang tenang, tubuh yang fit. sementara sekarang ada sesuatu yang membuat otakku kehilangan sentuhan nya. <


lonely night..
Posted by Freaking Writer
| On:
,
|
malam datang berselimut dingin, warna pekat menambah pekat suasananya tapi aku tak takut duduk bersimpuh di halaman depan. Sebatang rokok ditangan segelas kopi menambah kehangatan, ini luar biasa hanya aku dan malam juga dirinya yang tak tersentuh.
sepi malam membantu aku berfikir masuk jauh ke dalam dunia aku tentangnya. Dia disini malam ini selalu disini di ruang fikiran ku lalu turun jauh ke sebuah ruang khusus di hati ku, dibawah langit yang sama ku tau dia ada belum terlelap malam ini.
Dia berkata, aku tak siap egoku masih mengalahkan rasa ku. Itu pesannya malam ini, ku berlari membuka pintu hati. Kusampaikan kabar ini, hatiku mengeluh lalu aku luruskan. Tak boleh kataku, cinta bukan sesuatu yang dapat dipaksakan. Dia bahagia dengan kondisinya saat ini, itu bahagianya. Kita tak berhak merusak nya hanya karena ego. Cinta bukan milik kita cinta milik ALLAH SWT, saat ini belum... mungkin nanti atau takkan pernah... karena cinta lain yang lebih pantas. Itu dia cinta tak termiliki datang dan pergi sesuka hati. do'akanlah saat jauh jagalah saat dekat. Lalu bagian hati ini tersenyum lagi kuat lagi .
Ku tengok akan ruang ini setiap malam yang masih hanya satu bagian hati di dalamnya. Tergolek lemah sudah seperti menanti pasangan hati nya yang belum kunjung tiba, sabar ku berkata, semua ada jalannya, semua punya waktunya. Kututup ruang itu berharap esok ada pesan dia datang meski hanya menengok saja atau esok memberikan seluruh bagiannya hingga semua sempurna, tak ada yang kira.
dia pasangan hati...
terima kasih malam untuk sepinya. sehingga tulisan ini terwujud.
Ahmad Mahadi
sepi malam membantu aku berfikir masuk jauh ke dalam dunia aku tentangnya. Dia disini malam ini selalu disini di ruang fikiran ku lalu turun jauh ke sebuah ruang khusus di hati ku, dibawah langit yang sama ku tau dia ada belum terlelap malam ini.
Dia berkata, aku tak siap egoku masih mengalahkan rasa ku. Itu pesannya malam ini, ku berlari membuka pintu hati. Kusampaikan kabar ini, hatiku mengeluh lalu aku luruskan. Tak boleh kataku, cinta bukan sesuatu yang dapat dipaksakan. Dia bahagia dengan kondisinya saat ini, itu bahagianya. Kita tak berhak merusak nya hanya karena ego. Cinta bukan milik kita cinta milik ALLAH SWT, saat ini belum... mungkin nanti atau takkan pernah... karena cinta lain yang lebih pantas. Itu dia cinta tak termiliki datang dan pergi sesuka hati. do'akanlah saat jauh jagalah saat dekat. Lalu bagian hati ini tersenyum lagi kuat lagi .
Ku tengok akan ruang ini setiap malam yang masih hanya satu bagian hati di dalamnya. Tergolek lemah sudah seperti menanti pasangan hati nya yang belum kunjung tiba, sabar ku berkata, semua ada jalannya, semua punya waktunya. Kututup ruang itu berharap esok ada pesan dia datang meski hanya menengok saja atau esok memberikan seluruh bagiannya hingga semua sempurna, tak ada yang kira.
dia pasangan hati...
terima kasih malam untuk sepinya. sehingga tulisan ini terwujud.
Ahmad Mahadi
Kotak Biru,Berhiaskan Pita Merah Jambu...
Posted by Freaking Writer
| On:
,
|
Anggun..
Mungkin itulah yang tergambar pertama kali dalam benaknya saat berpapasan dengan seorang gadis di Taman Anggrek 5 tahun yang lalu..Dan secara tiba-tiba semangatnya membuncah memancar dalam ubun-ubun..hanya untuk mengenal namanya..Namun itu cukup untuk membuat dia gila selama seminggu..Gila..ketika dia membayangkan elok wajahnya..
dan masih terbersit ketika senyumnya yang di kulum tipis membentuk sudut-sudut bibir terpampang menghiasi wajahnya yang hampir sempurna..
Langganan:
Postingan (Atom)













